Andai di dunia ini manusia hidup tanpa keegoisan ya. Pasti gak akan ada masalah. Aku juga pernah berpikir nakal kenapa manusia harus hidup jika dipertemukan dengan kebahagiaan yang semu, dan mati dengan membawa dosa yang harus dipertanggungjawabkan. GAk boleh itu pikiran nakal, yang gak perlu dijawab. Itu kuasa Allah.
Ah, aku itu pingin banget ngucapin ulang tahun ke kamu. Tapi gak bisa. Kalau ditanya kenapa? Ya aku juga gak tahu kenapa? Kita beda, mungkin aku cuman bisa njawab itu. Awalnya aku pingin ngasih toples bintang. Logikaku muncul seiring dengan ide itu. Harus ta aku ngelakuin itu sedangkan kamu aja gak kenal aku..
Tired!!!!
Dulu aku berpikir bahwa manusia tidak sendiri hidup di dunia
ini. Tapi aku salah, pernyataan itu seperti dijawab seiring berjalannya waktu.
Aku semakin menghadapi persoalan yang semakin kompleks dalam hidupku. Aku
terkadang ingin melepas semuanya kemudian berteriak . Aku sampai sekarang
seperti merasa sendiri bahkan untuk teman yang bisa mendengarkan 100% ceritaku
rasanya aku belum menemukannya. Entahlah, hidup memang tak semudah yang
diinginkan. Tapi di lain sisi aku ingin hidup dengan bahagia, senyuman setiap
pagi walaupun mengerjakan hal sepele dan sederhana. Karena hidup hanya
sekali, lalu untuk apa aku hidup jika
tidak membahagiakan diriku sendiri.
Sebenarnya hal yang mudah agar semua ini terasa ringan
adalah marah ketika aku ingin marah, menangis jika ingin menangis, mengatakan
tidak jika aku tak menyukainya bahkan menentang dan membalas orang yang aku anggap
menyebalkan.
Tapi, jika aku melakukan itu semua I don’t look the bright
side of life, cause all the things in this live always has a good and a bad side. I think if we always look the kind of the people and always remember this. You never get a problem with this...
Haaaa,,,
andai aku bisa mengungkapkan semuanya mundur dari itu fokus ke olimp dan keluar dari organisasi itu..
Haaaa,,,
andai aku bisa mengungkapkan semuanya mundur dari itu fokus ke olimp dan keluar dari organisasi itu..
AAAAARRRRRAARRRRRAGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Aku pingin teriaaaakkkkkkkkkkkkkk……………………………….
disini gak dihargai, disana gak dihargai…
Capekkk,,, sumpahhh..
Aku pingin teriaaaakkkkkkkkkkkkkk……………………………….
disini gak dihargai, disana gak dihargai…
Capekkk,,, sumpahhh..
T_T
Kesalahan diatas pasir,,
01042012
pukul 12.00
Hidup itu bagaikan aliran air yang mau tidak mau harus
dilewati entah harus menabrak karang ataupun ikan yang sedang berenang. Life
always go on!! Begitu pula hidupku yang berbeda antara dulu dan sekarang. Kalau
aku boleh berkata jujur aku lebih menyukai kehidupanku yang dulu yang bisa
berkata sesukaku, mencintai orang lain dengan bebas saat aku menyukainya. Kini
semua tidak berjalan demikian aku masih belum menemukan orang seperti mereka.
Aku hanya hidup dengan masalah-masalah yang aku sendiri tidak mengerti
kesalahanku.
Bohong kalau aku tidak merasa kesepian!!Bohong kalau aku tidak benci dengan alunan hidupku ini!!Aku
hanya membutuhkan orang yang bisa mengerti kegelisahan dalam hidupku, rasa
kecewaku, dan bisa memahami arti kejujuranku.
Aku hanya memiliki
dua orang yang kini juga sudah berbeda denganku yang bisa mengerti aku.
SAHABAT..Ya,kata itu memang sangat berharga dalam kehidupan seseorang. Namun
mereka telah berbeda dunia denganku. Aku hanya berharap mereka bisa menemukan
kebahagian mereka masing-masing tanpa tangisan dan air mata walau aku tahu
dunia ini tidak mungkin bertahan dan selalu ada tanpa kedatangan hujan.
Icha sahabat pertamaku yang kurasa dia paling sabar dan
ikhlas dalam segala hal. Selalu memendam hal yang menurutnya menyakitkan.
Menutupi segala kesakitan hatinya dengan senyuman tulus yang selalu menghiasi
bibirnya. Icha..sahabat pertamaku terimakasih atas segala hal dan usahamu untuk
selalu mencoba mengerti diriku yang egois ini. Percayalah, bahwa Allah selalu memberikan
hikmah di setiap hal yang menurutmu berat dan selalu memberikan gantinya dilain
hari tanpa kamu sadari. Maaf untuk semua silat lidahku, maaf untuk semua sifat
lancangku,maaf untuk semua sikapku yang menyakitkan dirimu. Semoga persahabatan
ini akan selalu ada sampai kapanpun dengan barakah yang diberikan-Nya.
Almira sahabat yang selalu memahami dan mengerti akan
kondisiku. Memberi nasihat ynag terkadang membuat diriku melupakan semua hal
yang membebaniku. Saat disampingnya aku bisa menjadi diriku yang benar-benar
sebenarnya. Awalnya persahabatan kami tidak sengaja tercipta, namun karena
kebiasaan yang sering kami lakukan bersama. Tanpa terasa rasa
kebersamaan,ketergantungan, dan kerja sama itu ada. Semoga kamu bisa menggapai
impianmu yang tinggi dan indah itu. Terimakasih karena sudah menjadi bagian
yang besar dalam hidupku. Terimakasih sudah memberikan rasa kebersamaan yang
belum tentu aku bisa dapatkan sari orang lain. Maaf selalu memaksamu
mendengarkan seluruh masalaku yang mungkin membosankan. Aku harap persahabatan
kita selalu ada,makasih kawan karena senyum indah yang selalu kau hiaskan saat
bertemu denganku. :’D
Tak ada persahabatan yang sempurna selain kita anggap itu sempurna, dan kita harus menyesuaikan dengan kata perubahan,,
..Butiran Debu..
Aku dulu ingin mengenalmu karena menurutku kau sosok yang humoris, pintar, tapi bisa serius..
Aku tak pernah terlibat percakapan secara langsung darimu..
dan itu rasanya ...
Asing!!!
Disitu aku berani menatap matamu,,
Aku tak pernah terlibat percakapan secara langsung darimu..
dan itu rasanya ...
Asing!!!
Disitu aku berani menatap matamu,,
Entahlah..
Aku tidak biasa seperti itu..
Seolah-olah dengan tatapan itu aku menumpahkan semuanya,,
rasa yang kurasakan padamu,,
rasa sakit ku,,
bahkan rasa kecewaku,,
Aku tidak biasa seperti itu..
Seolah-olah dengan tatapan itu aku menumpahkan semuanya,,
rasa yang kurasakan padamu,,
rasa sakit ku,,
bahkan rasa kecewaku,,
semua aku tunjukkan disitu,,
Mungkin kau menganggap itu hanya sekedar tatapan biasa,,
Aku hanyalah butiran debu untukmu...
Aku hanya berusaha menjadi seseorang yang berarti dalam hidupmu..
Tapi aku menyerah sekarang!!
Menyerah tanpa syarat,,
Aku berpikir, cinta terkadang juga membutuhkan logika walaupun tak rasional..
Aku memikirkanmu hampir setiap hari, tertawa senang jika melihatmu,,
Tapi,,
tapi bagimu,,
bahkan tak sedetikpun aku terbesit dibenakmu...
Entahlah, apa yang kurasakan sekarang,,
Mungkin kau menganggap itu hanya sekedar tatapan biasa,,
Aku hanyalah butiran debu untukmu...
Aku hanya berusaha menjadi seseorang yang berarti dalam hidupmu..
Tapi aku menyerah sekarang!!
Menyerah tanpa syarat,,
Aku berpikir, cinta terkadang juga membutuhkan logika walaupun tak rasional..
Aku memikirkanmu hampir setiap hari, tertawa senang jika melihatmu,,
Tapi,,
tapi bagimu,,
bahkan tak sedetikpun aku terbesit dibenakmu...
Entahlah, apa yang kurasakan sekarang,,
Yang jelas, jantung ini tak berdegup sekencang dulu...
Sekali ini saja,,
Aku hanyalah manusia yang juga memiliki rasa,,
Tapi aku lebih memilih memendam ini semua..
Bukan takut untuk mengambil resiko..
Hanya saja aku merasa kau dan aku berada di jalan yang berbeda..
Kau tahu layaknya matahari dan bulan saling bergantian menyinari matahari,,
tapi mereka tak kenal dan bertemu satu sama lain..
Kau tahu bayangan dan kenyataan yang saling berdekatan,,
tapi mereka berada di dunia yang berbeda..
Aku hanya ingin membiarkan cinta ini hidup sekali ini saja...
Aku ingin sekali saja kau menyapaku dan memanggil namaku..
Aku tahu kita tak saling kenal,,
Aku hanya menuliskan sejuta puisi tentangmu dan berharap esok lusa kau sempat membacanya..
Aku terlalu malu untuk tersenyum kearahmu,,
Jangankan tersenyum, jantangku sudah berdegup dua kali lebih kencang, wajahku bersemu merah, dan keringat dingin di jemari bahkan sebelum kita benar-benar berpapasan..
Dan, sekarang aku sering menangis jika melihat fotomu..
Air mata turun begitu saja seolah tidak ada pilihan lain..
Aku merasa tidak beri kesempatan untuk mengenalmu
dan rasa ini sakit ketika melihatmu,,
Aku mencarimu ketika tak melihatmu..
dan aku menghindarimu saat aku bertemu denganmu..
Layaknya, cinta yang tak berujung bahkan hati inipun tak bisa mengambil keputusan..
Tapi aku lebih memilih memendam ini semua..
Bukan takut untuk mengambil resiko..
Hanya saja aku merasa kau dan aku berada di jalan yang berbeda..
Kau tahu layaknya matahari dan bulan saling bergantian menyinari matahari,,
tapi mereka tak kenal dan bertemu satu sama lain..
Kau tahu bayangan dan kenyataan yang saling berdekatan,,
tapi mereka berada di dunia yang berbeda..
Aku hanya ingin membiarkan cinta ini hidup sekali ini saja...
Aku ingin sekali saja kau menyapaku dan memanggil namaku..
Aku tahu kita tak saling kenal,,
Aku hanya menuliskan sejuta puisi tentangmu dan berharap esok lusa kau sempat membacanya..
Aku terlalu malu untuk tersenyum kearahmu,,
Jangankan tersenyum, jantangku sudah berdegup dua kali lebih kencang, wajahku bersemu merah, dan keringat dingin di jemari bahkan sebelum kita benar-benar berpapasan..
Dan, sekarang aku sering menangis jika melihat fotomu..
Air mata turun begitu saja seolah tidak ada pilihan lain..
Aku merasa tidak beri kesempatan untuk mengenalmu
dan rasa ini sakit ketika melihatmu,,
Aku mencarimu ketika tak melihatmu..
dan aku menghindarimu saat aku bertemu denganmu..
Layaknya, cinta yang tak berujung bahkan hati inipun tak bisa mengambil keputusan..
Langganan:
Komentar (Atom)