01042012
pukul 12.00
Hidup itu bagaikan aliran air yang mau tidak mau harus
dilewati entah harus menabrak karang ataupun ikan yang sedang berenang. Life
always go on!! Begitu pula hidupku yang berbeda antara dulu dan sekarang. Kalau
aku boleh berkata jujur aku lebih menyukai kehidupanku yang dulu yang bisa
berkata sesukaku, mencintai orang lain dengan bebas saat aku menyukainya. Kini
semua tidak berjalan demikian aku masih belum menemukan orang seperti mereka.
Aku hanya hidup dengan masalah-masalah yang aku sendiri tidak mengerti
kesalahanku.
Bohong kalau aku tidak merasa kesepian!!Bohong kalau aku tidak benci dengan alunan hidupku ini!!Aku
hanya membutuhkan orang yang bisa mengerti kegelisahan dalam hidupku, rasa
kecewaku, dan bisa memahami arti kejujuranku.
Aku hanya memiliki
dua orang yang kini juga sudah berbeda denganku yang bisa mengerti aku.
SAHABAT..Ya,kata itu memang sangat berharga dalam kehidupan seseorang. Namun
mereka telah berbeda dunia denganku. Aku hanya berharap mereka bisa menemukan
kebahagian mereka masing-masing tanpa tangisan dan air mata walau aku tahu
dunia ini tidak mungkin bertahan dan selalu ada tanpa kedatangan hujan.
Icha sahabat pertamaku yang kurasa dia paling sabar dan
ikhlas dalam segala hal. Selalu memendam hal yang menurutnya menyakitkan.
Menutupi segala kesakitan hatinya dengan senyuman tulus yang selalu menghiasi
bibirnya. Icha..sahabat pertamaku terimakasih atas segala hal dan usahamu untuk
selalu mencoba mengerti diriku yang egois ini. Percayalah, bahwa Allah selalu memberikan
hikmah di setiap hal yang menurutmu berat dan selalu memberikan gantinya dilain
hari tanpa kamu sadari. Maaf untuk semua silat lidahku, maaf untuk semua sifat
lancangku,maaf untuk semua sikapku yang menyakitkan dirimu. Semoga persahabatan
ini akan selalu ada sampai kapanpun dengan barakah yang diberikan-Nya.
Almira sahabat yang selalu memahami dan mengerti akan
kondisiku. Memberi nasihat ynag terkadang membuat diriku melupakan semua hal
yang membebaniku. Saat disampingnya aku bisa menjadi diriku yang benar-benar
sebenarnya. Awalnya persahabatan kami tidak sengaja tercipta, namun karena
kebiasaan yang sering kami lakukan bersama. Tanpa terasa rasa
kebersamaan,ketergantungan, dan kerja sama itu ada. Semoga kamu bisa menggapai
impianmu yang tinggi dan indah itu. Terimakasih karena sudah menjadi bagian
yang besar dalam hidupku. Terimakasih sudah memberikan rasa kebersamaan yang
belum tentu aku bisa dapatkan sari orang lain. Maaf selalu memaksamu
mendengarkan seluruh masalaku yang mungkin membosankan. Aku harap persahabatan
kita selalu ada,makasih kawan karena senyum indah yang selalu kau hiaskan saat
bertemu denganku. :’D
Tak ada persahabatan yang sempurna selain kita anggap itu sempurna, dan kita harus menyesuaikan dengan kata perubahan,,
0 komentar:
Posting Komentar